NGp9MaR6MqVcMat6MqJ4Mqp4yTUfATofA6QkyaV=

KISAH KHALIFAH USMAN BIN AFFAN R.A. DAN KHALIFAH ALI BIN ABI THALIB R.A.

BLANTERLANDINGv101
194727611787649699

KISAH KHALIFAH USMAN BIN AFFAN R.A. DAN KHALIFAH ALI BIN ABI THALIB R.A.

Sabtu, 12 April 2025

Materi Pelajaran : Kisah Khalifah Usman bin Affan R.A. dan Khalifah Ali bin Abi Thalib R.A.

Kelas VI SD Semester II

A. Khalifah Usman bin Affan R.A.

Usman bin Affan R.A. dilahirkan di Mekah pada tahun kelima kelahiran Nabi Muhammad Saw. Usman bin Affan R.A. merupakan sahabat Nabi Muhammad Saw. yang termasuk dalam golongan Assabiqunal Awwalun, yaitu orang-orang yang lebih dahulu masuk Islam. Setelah memeluk agama Islam, Usman bin Affan R.A. taat dalam menjalankan ajaran agama A Islam. Usman bin Affan R.A. juga terkenal dengan kerendahan hatinya.

Nabi Muhammad Saw, tertarik dengan kepribadian Usman bin Affan R.A. sehingga menikahkan putrinya yang bernama Ruqayyah kepada Usman bin Affan R.A. Namun, Ruqayyah meninggal bertepatan dengan terjadinya perang badar. Usman bin Affan R.A. kemudian dinikahkan lagi dengan putri Nabi Muhammad Saw. yang bernama Ummu Kultsum. Hal ini membuat Usman bin Affan R.A. mendapat julukan Dzunnurain yang artinya pemilik dua cahaya karena menikah dengan dua orang putri Rasulullah Saw.

Setelah Umar bin Khattab R.A. meninggal dunia, Usman bin Affan R.A. dipercaya menangani urusan kenegaraan. Usman bin Affan R.A. diangkat menjadi khalifah ketika berusia 70 tahun.

B. Jasa-Jasa Khalifah Usman bin Affan R.A.

Jasa yang telah dilakukan Khalifah Usman bin Affan R.A. selama kurang lebih 12 tahun masa kepemimpinannya, antara lain sebagai berikut.

  1. Perluasan dakwah Islam ke Armenia dan Tunisia (Afrika) Khalifah Usman bin Affan R.A. memperluas wilayah Islam ke Armenia dengan mengirim para pemuka muslim yang kemudian berhasil mengajak penduduk Armenia untuk kerja sama secara damai. Pemimpin negeri dan penduduk Armenia pun kemudian memeluk agama Islam. Sementara itu, perluasan wilayah Islam ke Tunisia dilakukan Usman bin Affan R.A. dengan mengutus para pendakwah Islam ke wilayah tersebut. Wilayah Tunisia yang saat itu berada dalam penjajahan Romawi akhirnya berhasil dibebaskan dan penduduk Tunisia pun berhasil diislamkan.
  2. Menulis kembali mushaf Al-Qur'an Wilayah Islam yang semakin luas menimbulkan kekhawatiran Usman bin Affan R.A. akan terjadinya perbedaan bacaan Al-Qur'an di berbagai wilayah. Oleh karena itu, Usman bin Affan R.A. membentuk panitia untuk menulis kembali Al-Qur'an menjadi beberapa mushaf dengan menunjuk Zaid bin Tsabit sebagai ketuanya. Nantinya, mushaf tersebut disebarkan ke beberapa wilayah, seperti Madinah, Mekah, Kufah, dan Syiria. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi perbedaan cara membaca huruf-huruf dalam Al-Qur'an.
  3. Membentuk armada angkatan laut Muawiyah yang menjabat sebagai gubernur Syiria saat itu mengusulkan kepada Usman bin Affan R.A. untuk membentuk angkatan laut. Usman bin Affan R.A. menyetujui usulan tersebut. Hal ini ditujukan untuk menjaga dan membantu perluasan wilayah Islam.
C. Keteladanan Usman bin Affan R.A.

Usman bin Affan R.A. adalah sahabat yang setia mendampingi dan melindungi Rasulullah Saw. Berikut keteladanan Usman bin Affan R.A.

  1. Lemah lembut dan pemalu Usman bin Affan R.A. memiliki sifat pemalu. Usman bin Affan R.A. malu kepada Allah Swt. sehingga beliau menjauhi hal-hal yang berdosa dan senantiasa melaksanakan amalan baik.
  2. Kerendahan hati Usman bin Affan R.A. dianugerahi kekayaan oleh Allah Swt. Meski demikian, Usman bin Affan R.A. senantiasa hidup sederhana dan tidak bersikap sombong. Kedudukannya sebagai khalifah juga tidak menghalangi Usman bin Affan R.A. untuk berbaur dengan masyarakat.
  3. Dermawan Usman bin Affan R.A. termasuk bangsawan Quraisy yang kaya raya dan dermawan. Usman bin Affan R.A. tidak ragu menggunakan hartanya untuk kepentingan Islam. Beliau juga sering menggunakan hartanya untuk anak-anak yatim dan orang-orang yang kekurangan.
D. Khalifah Ali bin Abi Thalib R.A.

Ali bin Abi Thalib R.A. merupakan sepupu, anak asuh, dan juga menantu Nabi Muhammad Saw. Saat kecil, Ali bin Abi Thalib R.A. mendapat asuhan dan didikan oleh Nabi Muhammad Saw. sehingga memiliki budi pekerti yang luhur. Ali bin Abi Thalib R.A. mengakui kenabian Nabi Muhammad Saw. ketika berusia 10 tahun. Hal ini membuat Ali bin Abi Thalib R.A. menjadi laki-laki pertama dari golongan anak-anak yang masuk Islam. Setelah hijrah ke Madinah, Ali bin Abi Thalib R.A. dewasa menikah dengan Fatimah yang merupakan putri dari Rasulullah Saw. Dari pernikahan tersebut, mereka memiliki anak yang diberi nama Hasan dan Husain.

Ali bin Abi Thalib R.A. menjadi khalifah menggantikan Usman bin Affan R.A. setelah meninggal dunia. Ali bin Abi Thalib R.A. menjabat sebagai khalifah selama lima tahun.

E. Jasa-Jasa Khalifah Ali bin Abi Thalib R.A.

Meskipun masa kepemimpinannya tidak berlangsung lama, Ali bin Abi Thalib R.A. tetap menghasilkan banyak jasa, antara lain sebagai berikut.

  1. Mengganti pejabat yang kurang cakap Khalifah Ali bin Abi Thalib R.A. mengganti pejabat yang kurang cakap dan mengangkat pejabat yang memiliki kemampuan di bidangnya.
  2. Memajukan ilmu bahasa Khalifah Ali bin Abi Thalib R.A. memerintahkan Abu Al-Aswad Ad-Duali untuk menulis buku tentang ilmu nahwu atau ilmu tata bahasa Arab. Hal ini dilakukannya untuk meluruskan bacaan dan pemahaman umat Islam di berbagai penjuru terhadap Al-Qur'an dan hadis.
  3. Mengembalikan fungsi Baitulmal Khalifah Ali bin Abi Thalib R.A mengambil kembali harta milik negara yang digunakan oleh para pejabat saat itu. Harta tersebut kemudian disimpan kembali di Baitulmal dan digunakan untuk kesejahteraan rakyat.
  4. Membangun Kota Kufah pada masa pemerintahannya, Khalifah Ali bin Abi Thalib R.A. membangun kota Kufah untuk dijadikan sebagai pusat pemerintahan dan pusat ilmu agama.
F. Keteladanan Khalifah Ali bin Abi Thalib R.A.

Sikap dan perjuangan Ali bin Abi Thalib R.A. dapat dijadikan teladan dalam kehidupan sehari-hari. Adapun sifat Khalifah Ali bin Abi Thalib R.A. yang perlu diteladani, antara lain sebagai berikut.

  1. Cerdas: Sifat Ali bin Abi Thalib R.A. yang paling menonjol adalah kecerdasannya. Masa remaja Ali bin Abi Thalib R.A. banyak dihabiskan untuk mencari ilmu sehingga menjadi pemuda yang cerdas.
  2. Pemberani : Ali bin Abi Thalib R.A. mengikuti berbagai peperangan untuk membela agama Islam. Ali bin Abi Thalib R.A. juga memiliki keberanian untuk menggantikan Nabi Muhammad Saw. berbaring di tempat tidurnya saat kaum kafir Quraisy berencana membunuh Nabi Muhammad Saw.
  3. Peduli terhadap sesama : Khalifah Ali bin Abi Thalib R.A. senantiasa berperilaku baik kepada orang lain. Beliau tetap memperhatikan masyarakatnya yang lemah meskipun berbeda agama dengannya. Hal tersebut menunjukkan bahwa Ali bin Abi Thalib R.A. memiliki kepedulian dan jiwa kemanusiaan yang tinggi.
Arti Kata
Dzunnurain pemilik dua cahaya
Gubernur kepala pemerintah tingkat provinsi; kepala pemerintahan daerah tingkat I
Bangsawan keturunan orang mulia (terutama raja dan kerabatnya); ningrat; orang berbangsa
Video Pembelajaran (Opsional)
Catatan: Jika Materi ini telah dibaca dengan seksama dan telah dipahami, silahkan kerjakan Latihan Soal dengan klik tombol merah dibawah ini
Referensi
  • Ebook Kemenag CENDIKIA cendikia.kemenag.go.id
  • Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VI Sekolah Dasar Kurikulum Merdeka Penerbit Erlangga 2023
BLANTERLANDINGv101
Formulir Kontak Whatsapp×
Data Anda
Data Lainnya
Kirim Sekarang