NGp9MaR6MqVcMat6MqJ4Mqp4yTUfATofA6QkyaV=

ASMAUL HUSNA (As Samad, Al Muqtadir, Al Muqaddim, Al Baqi)

BLANTERLANDINGv101
194727611787649699

ASMAUL HUSNA (As Samad, Al Muqtadir, Al Muqaddim, Al Baqi)

Sabtu, 12 April 2025

Materi Pelajaran : Asmaul Husna

Kelas VI SD Semester I

1. As-Samad (Yang Maha Dibutuhkan)

Allah SWT adalah Dzat yang dibutuhkan oleh semua makhluk, tempat bergantung, bersandar, dan mengadu semua makhluk-Nya yang mengharapkan pertolongan-Nya.

Sebagaimana dalam QS Al-Ikhlas ayat 1-4

﴿ قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ ١, ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ ٢, لَمۡ يَلِدۡ وَلَمۡ يُولَدۡ ٣, وَلَمۡ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدُۢ ٤ ﴾

Artinya : 1. Katakanlah: “1.Dialah Allah, Yang Maha Esa. 2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu, 3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan. 4. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.”

Penerapan : Kita harus selalu menyadari bahwa hanya kepada Allah kita bergantung dan meminta pertolongan, bukan kepada makhluk lain.

Contoh Perilaku mengimani Asmaul Husna As Samad :

  • Selalu mengutamakan Allah Swt.
  • Menjadikan Allah Swt. Sebagai satu-satunya tempat meminta segala sesuatu.
  • Bermanfaat bagi orang lain dan gemar membantu orang lain.
  • Bersikap rendah hati dan tidak sombong kepada orang lain.
  • Menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang sekitar.
2. Al-Muqtadir (Yang Maha Kuasa)

Allah SWT memiliki kekuasaan, Allah Swt. Menentukan segala sesuatu menurut kehendak-Nya. A;;ah Swt. Berkuasa atas seluruh alam semesta beserta segala isinya. Allah Swt. Berkuasa atas sanksi dan rahmat bagi setiap manusia yang dikehendaki-Nya.

Hal tersebut menunjukan bahwa kekuasaan Allah Swt. Meliputi segala sesuatu sebagaimana firman-Nya dalam QS Al Kahf ayat 45.

﴿ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ مُّقۡتَدِرًا ٤٥ ﴾

Artinya : “.....Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”

Penerapan : Kita harus menggunakan kekuasaan yang diberikan Allah untuk kebaikan, bukan untuk hal-hal yang dilarang.

Contoh perilaku mengimani Asmaul Husna Al-Muqtadir :

  • Menggunakan kemampuan yang dimiliki untuk berbuat kebaikan.
  • Meningkatkan kualitas diri.
  • Disiplin dalam memanfaatkan waktu.
  • Senantiasa semangat dalam menuntut Ilmu.
3. Al-Muqaddim (Yang Maha Mendahulukan)

Allah SWT telah ada lebih dahulu dari segala sesuatu yang diciptakan-Nya. Allah Swt. Senantiasa mendahulukan memberi petunjuk sebelum memberi peringatan. Allah Swt.

Juga mendahulukan kabar adanya kematian sebelum hamba-Nya menghadapi kematian sebagaimana ditegaskan dalam QS Nahl ayat 45 :

﴿ وَلَوۡ يُؤَاخِذُ ٱللَّهُ ٱلنَّاسَ بِظُلۡمِهِم مَّا تَرَكَ عَلَيۡهَا مِن دَآبَّةٖ وَلَٰكِن يُؤَخِّرُهُمۡ إِلَىٰٓ أَجَلٖ مُّسَمّٗىۖ فَإِذَا جَآءَ أَجَلُهُمۡ لَا يَسۡتَ‍ٔۡخِرُونَ سَاعَةٗ وَلَا يَسۡتَقۡدِمُونَ ٦١ ﴾

Artinya: Jikalau Allah menghukum manusia karena kezalimannya, niscaya tidak akan ditinggalkan-Nya di muka bumi sesuatupun dari makhluk yang melata, tetapi Allah menangguhkan mereka sampai kepada waktu yang ditentukan. Maka apabila telah tiba waktunya (yang ditentukan) bagi mereka, tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukannya.

Penerapan : Kita harus mendahulukan kepentingan umum, berbuat baik, dan tidak menunda-nunda pekerjaan yang bermanfaat.

Contoh perilaku mengimani Asmaul Husna Al-Muqaddim :

  • Senantiasa bekerja keras dan semangat pantang menyerah sehingga tidak menyesali perbuatan dan berputus asa.
  • Mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan diri sendiri.
  • Tidak menunda-nunda pekerjaan.
  • Senantiasa melakukan hal-hal yang bermanfaat.
4. Al-Baqi (Yang Kekal)

Allah SWT adalah Dzat yang kekal dan abadi, tidak akan pernah mati atau musnah. Seluruh makhluk akan mengalami kematian. Allah Swt.

Akan tetap abadi sebagaimana ditegaskan dalam QS Ar Rahman ayat 26 dan 27 dibawah ini :

﴿ كُلُّ مَنۡ عَلَيۡهَا فَانٖ ٢٦ وَيَبۡقَىٰ وَجۡهُ رَبِّكَ ذُو ٱلۡجَلَٰلِ وَٱلۡإِكۡرَامِ ٢٧ ﴾

Artinya : 26. Semua yang ada di bumi itu akan binasa. 27. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.

Penerapan : Kita harus selalu ingat bahwa kehidupan di dunia ini sementara, dan kita harus mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat.

Contoh perilaku mengimani Asmaul Husna Al-Baqi :

  • Menggunakan waktu kita dengan sebaik-baiknya untuk berbuat kebaikan dan mendekatkan diri kepada Allah.
  • Memperbanyak amal kebaikan sebagai bekal untuk kehidupan di akhirat.
  • Berhati-hati dalam melakukan sesuatu.
  • Tidak mencintai dunia secara berlebihan karena dunia tidak bersifat kekal.
Arti Kata
Kezaliman kebengisan; kekejaman; ketidakadilan
Niscaya tentu; pasti; tidak boleh tidak
Video Pembelajaran (Opsional)
Catatan: Jika Materi ini telah dibaca dengan seksama dan telah dipahami, silahkan kerjakan Latihan Soal dengan klik tombol merah dibawah ini
Referensi
  • Ebook Kemenag CENDIKIA cendikia.kemenag.go.id
  • Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VI Sekolah Dasar Kurikulum Merdeka Penerbit Erlangga 2023
BLANTERLANDINGv101
Formulir Kontak Whatsapp×
Data Anda
Data Lainnya
Kirim Sekarang