Materi Pelajaran : Kisah Khalifah Abu Bakar As-Siddiq R.A. dan Khalifah Umar bin Khattab R.A.
Kelas VI SD Semester I
A. Khalifah Abu Bakar As-Siddiq R.A.
Abu Bakar As-Siddiq R.A. memiliki nama asli Abdullah bin Abi Quhafah. Gelar As-Siddiq pada nama Abu Bakar R.A. memiliki arti membenarkan. Gelar tersebut diberikan oleh Nabi Muhammad Saw, karena Abu Bakar As-Siddiq R.A. selalu membenarkan perkataan yang disampaikan olehnya. Pemberian gelar As-Siddiq diawali ketika Abu Bakar membenarkan peristiwa Isra Mikraj yang dialami oleh Nab Muhammad Saw.
Abu Bakar As-Siddiq R.A. adalah sahabat yang dekat dengan Nabi Muhammad Saw. Beliau membantu Nabi Muhammad Saw dalam berdakwah, baik dalam bentuk materi maupun jiwa dan raganya. Abu Bakar As-Siddiq R.A. menjadi khalifah pertama setelah wafatnya Nabi Muhammad Saw. Abu Bakar As-Siddiq R.A. menjadi khalifah selama kurang lebih 2 tahun 3 bulan.
1.a. Jasa-Jasa Khalifah Abu Bakar As-Siddiq R.A.
Jasa-jasa yang telah dilakukan Khalifah Abu Bakar As-Siddiq R.A. selama masa kepemimpinannya, antara lain sebagai berikut :
- Tugas pertama yang dilaksanakan Abu Bakar As-Siddiq RA sebagai khalifah, yaitu memerangi orang murtad. Sepeninggal Rasulullah Saw., banyak umat Islam yang kembali ke agamanya yang semula karena mereka merasa berhak berbuat sesuai kehendak hatinya. Oleh karena itu, Abu Bakar As-Siddiq RA memerangi kaum murtad untuk menyelamatkan Islam dari kekacauan.
- Memberantas orang yang menganggap dirinya sebagai nabi (nabi palsu).Pada masa pemerintahan Khalifah Abu Bakar As-Siddiq R.A. banyak bermunculan orang yang mengaku dirinya sebagai nabi. Orang tersebut, yaitu Musailamah Al Kadzab, Thulaihah Al-Asadi, Al-Aswad Al-Ansi, dan Sajjah Ibn Haris (seorang wanita dari Arab Tengah). Khalifah Abu Bakar As-Siddiq RA pun berhasil memberantas mereka beserta para pengikutnya
- Menyadarkan orang yang menolak untuk membayar zakat. Umat Islam pada masa itu ada yang menolak membayar zakat karena mereka salah memahami isi kandungan Q.5. At-Taubah/9: 103. Mereka beranggapan bahwa membayar zakat hanya dilakukan kepada Nabi Muhammad Saw. Selain itu, mereka juga mengira bahwa zakat serupa dengan pajak yang bersifat memaksa dan disetorkan ke pusat perbendaharaan di Madinah.
- Pengumpulan dan penulisan ayat Al-Qur'an. Atas usul Umar bin Khattab RA, Khalifah Abu Bakar R.A. mengumpulkan dan menuliskan kembali ayat Al-Qur'an dengan menunjuk Zaid bin Tsabit sebagai pelaksananya. Hal ini dilakukan dengan beberapa alasan, di antaranya sebagai berikut :
- Memperluas wilayah Islam. Khalifah Abu Bakar As-Siddiq R.A. melakukan perluasan wilayah Islam ke Irak dan Syam. Setelah memerintah selama 2 tahun 3 bulan, Khalifah Abu Bakar As-Siddiq R.A. sakit. Beliau khawatir mengenal perkembangan Islam di masa mendatang. Oleh karena itu, Khalifah Abu Bakar As-Siddiq RA. memanggil para sahabat dan pemuka setempat untuk merundingkan khalifah pengganti dirinya. Dalam musyawarah tersebut. Khalifah Abu Bakar As-Siddiq R.A. mengajukan Umar bin Khattab R.A. sebagai pemimpin untuk menggantikannya. Umat Islam pada saat itu menyetujui keputusan tersebut. Dengan demikian, Umar bin Khattab R.A. menggantikan Abu Bakar As-Siddiq R.A. sebagai khalifah setelah ia wafat.
a) Banyak sahabat yang hafal Al-Qur'an gugur dalam peperangan.
b) Ayat-ayat yang ditulis pada pelepah kurma, bebatuan, kulit hewan, dan sebagainya semakin lama akan rusak.
c) Agar dapat dijadikan pedoman untuk hidup manusia di masa mendatang.
2.a. Keteladanan Abu Bakar As-Siddiq R.A.
Abu Bakar As-Siddiq R.A. adalah sahabat yang setia mendamping dan melindungi Rasulullah Saw. Berikut keteladanan Abu Bakar As-Siddiq R.A.
- Jujur Gelar As-Siddiq yang dimiliki Abu Bakar menjadi bukti bahwa beliau senantiasa bersikap jujur. Abu Bakar As-Siddiq A.S. selalu membenarkan kenabian Rasulullah Saw. dengan segala kejujuran yang ada di hatinya.
- Kesetiaan dan cintanya kepada Rasulullah Saw. Abu Bakar As-Siddiq A.S. melindungi Nabi Muhammad Saw. dalam menghadapi ancaman dan perlakuan kaum kafir Quraisy.
- Keteguhan dan kesabarannya dalam berdakwah Abu Bakar As-Siddiq R.A. membantu Rasulullah Saw. dalam berdakwah. Peran Abu Bakar As-Siddiq R.A. dalam dakwah Islam sangat besar. Beliau juga memberikan hartanya untuk perjuangan Islam.
- Peduli dengan kaum yang tertindas Abu Bakar As-Siddiq R.A. menolong orang-orang yang tertindas, seperti memerdekakan budak yang dianiaya karena memeluk agama Islam. Contohnya, Abu Bakar As-Siddiq R.A. memerdekakan Bilal bin Rabbah yang disiksa oleh majikannya karena masuk Islam.
- Hidup sederhana, Saat menjadi khalifah, Abu Bakar As-Siddiq R.A tidak menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi dan keluarganya.
- Bertanggung jawab dan suka bermusyawarah. Abu Bakar As-Siddiq R.A. melakukan musyawarah untuk menentukan khalifah selanjutnya yang menjadi pengganti dirinya.
B. Khalifah Umar bin Khattab R.A.
Umar bin Khattab R.A. masuk Islam pada tahun keenam kenabian. Umar bin Khattab R.A. masuk Islam setelah mendengar adiknya, yang telah memeluk agama Islam, membaca Al-Qur'an Umar bin Khattab R.A. menjadi khalifah setelah wafatnya Abu Bakar As-Siddiq RA.
1.b. Jasa-Jasa Khalifah Umar bin Khattab R.A.
Selama menjadi khalifah, Umar bin Khattab RA. melakukan beberapa kebijakan sebagai berikut.
- Perluasan wilayah Islam Khalifah Umar bin Khattab R.A. melanjutkan perluasan wilayah Islam yang sebelumnya dilakukan oleh Abu Bakar As-Siddiq RA. Oleh karena itu, wilayah kekuasaan Islam pada masa kepemimpinan Umar bin Khattab R.A. meliputi Jazirah Arab, Palestina, Syria, sebagian besar wilayah Persia, dan Mesir.
- Mengatur administrasi pemerintahan. Setelah melakukan perluasan wilayah, Khalifah Umar bin Khattab R.A. segera mengatur administrasi pemerintahan Kebijakan yang dilakukan Khalifah Umar bin Khattab RA dalam memimpin, di antaranya sebagai berikut.
- mendirikan Baitulmal yang berfungsi mengurus keuangan negara,
- memperbaiki jalan-jalan umum, dan
- membentuk lembaga yang bertugas memberi santunan kepada anak yatim.
- Keteguhan dan kesabarannya dalam berdakwah Abu Bakar As-Siddiq R.A. membantu Rasulullah Saw. dalam berdakwah. Peran Abu Bakar As-Siddiq R.A. dalam dakwah Islam sangat besar. Beliau juga memberikan hartanya untuk perjuangan Islam.
- Membuat kalender Hijriah, Khalifah Umar bin Khattab R.A. menetapkan tahun hijrahnya Nabi Muhammad Saw. ke Madinah sebagai tahun pertama pada kalender Hijriah. Kalender Hijriah dihitung berdasarkan peredaran bulan.
a) Membagi wilayah kekuasaan Islam menjadi 8 provinsi, yaitu Mekah, Madinah, Syria, Jazirah, Basrah, Kufah, Palestina, dan Mesir.
b) Mengangkat gubernur untuk memimpin pemerintahan di setiap provinsi.
c) Pembentukan Dewan Militer yang berfungsi mengurus membantu, dan memelihara keamanan negara.
d) Memperbaiki keadaan ekonomi. Khalifah Umar bin Khattab R.A. membangun beberapa fasilitas untuk memperbaiki keadaan ekonomi, seperti:
Umar bin Khattab R.A. wafat setelah menjadi khalifah selama 10 tahun 6 bulan. Khalifah Umar bin Khattab R.A. wafat karena ditikam ketika menjadi imam salat berjamaah.
2.b. Keteladanan Khalifah Umar bin Khattab R.A.
Bergabungnya Umar bin Khattab R.A. dalam barisan umat Islam membawa peran penting dalam perkembangan dakwah Islam sekaligus menjadi perisai dan benteng pertahanan Islam. Umar bin Khattab R.A. memiliki kepribadian yang dapat diteladani, di antaranya sebagai berikut.
- Umar bin Khattab R.A terkenal memiliki karakter yang pemberani dan tegas. Keberanian Umar bin Khattab R.A. terlihat dari sikapnya yang selalu membela dan melindungi Nabi Muhammad Saw. dari ancaman kaum kafir Quraisy. Umar bin Khattab R.A. juga memiliki ketegasan dalam membedakan hal yang benar dan salah.
- Adil dan sederhana, kesederhanaan Umar bin Khattab R.A. tidak kalah populer dengan sikap keberaniannya. Khalifah Umar bin Khattab R.A. tidak memberikan hak istimewa kepada para gubernur dan tidak seorang pun mendapatkan pengawal, baik untuk khalifah ataupun bawahannya. Hal tersebut menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara penguasa dan rakyat dalam pemerintahan Umar bin Khattab R.A.
- Umar bin Khattab R.A. membuat kebijakan yang berkaitan dengan toleransi. Kebijakan tersebut berupa perjanjian damai yang berisi larangan merusak rumah ibadah lain serta adanya jaminan keamanan bagi kaum Kristen dan Yahudi yang membayar pajak
Umar bin Khattab R.A. wafat setelah menjadi khalifah selama 10 tahun 6 bulan. Khalifah Umar bin Khattab R.A. wafat karena ditikam ketika menjadi imam salat berjamaah.
Arti Kata
| As Sidiq | kejujuran atau jujur. |
| Zakat | menyucikan |
| Administrasi | kegiatan untuk memberikan layanan dan bantuan |
Video Pembelajaran (Opsional)
Catatan: Jika Materi ini telah dibaca dengan seksama dan telah dipahami, silahkan kerjakan Latihan Soal dengan klik tombol merah dibawah ini
Referensi
- Ebook Kemenag CENDIKIA cendikia.kemenag.go.id
- Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VI Sekolah Dasar Kurikulum Merdeka Penerbit Erlangga 2023

